Pengertian Marketing
Marketing adalah serangkaian proses yang dilakukan untuk memasarkan produk atau mengenalkan produk kepada masyarakat dengan berbagai cara, agar produk tersebut menjadi banyak diminati oleh masyarakat luas. Sehinggam dalam hal ini, pengertian marketing tidak hanya sebatas saat terjadi pemasaran, namun juga mengenai strategi yang digunakan, serta cara memberikan kepuasan kepada konsumen. Marketing adalah bagian penting dari suatu perusahaan. Melalui kegiatan tersebut, barang dari produsen bisa sampai kepada konsumen. Oleh sebab itu, marketing sering disebut sebagai penghubung produsen dan konsumen. Strategi marketing harus jelas, untuk menghindari terjadinya kekecewaan konsumen.
Fungsi Marketing
Fungsi marketing pun dibagi-bagi menjadi beberapa jenis. Pada dasarnya, terdapat tiga jenis fungsi marketing bagi perusahaan, maupun mayarakat, yakni pertukaran, distribusi fisik dan perantara. Setiap fungsi memiliki kegiatan dan implementasi yang berbeda. Yuk, kita kenali lebih lanjut tentang masing-masing fungsi dari marketing berikut ini!
Fungsi Pertukaran
Dengan marketing, konsumen dapat membeli produk yang berasal dari produsen baik itu dengan menukar uang dengan produk maupun melakukan pertukaran produk dengan produk untuk digunakan sendiri ataupun untuk dijual kembali.
Fungsi Distribusi Fisik
Distribusi fisik pada produk dilakukan dengan cara mengangkut dan menyimpan produk. Produk yang berasal dari produsen akan memenuhi kebutuhan para konsumen dan disalurkan melalui darat, air atau udara. Lalu penyimpanan produk dilakukan dengan cara mengendapkan dan menjaga pasokan produk supaya tidak terjadi kekurangan pada saat diperlukan.
Fungsi Perantara
Untuk dapat menyampaikan produk dari produsen kepada konsumen, dilakukan lewat perantara pemasaran atau marketing yang menghubungkan aktivitas pertukaran dengan distribusi fisik. Aktivitas fungsi perantara antara lainnya seperti pembiayaan, pencarian informasi, pengelompokan produk, dsb.
Tugas Marketing dalam Perusahaan
Di atas kita sudah membahas fungsi marketing secara umum. Selain itu, dalam suatu perusahaan, divisi marketing pun memiliki beragam tugas juga. Berikut adalah beberapa fungsi lain tersebut:
Marketing Berperan Sebagai Sales
Tugas utama marketing biasanya adalah menghasilkan pemasukan bagi perusahaan dengan cara melakukan penjualan terhadap produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
Marketing Berperan Sebagai Promosi
Maksudnya, marketing berfungsi untuk memperkenalkan perusahaan dan produk yang dihasilkannya kepada masyarakat luas, sehingga perusahaan dan produknya dapat dikenal.
Marketing Sebagai Riset dan Pengembangan
Marketing juga berfungsi sebagai penyerap berbagai macam informasi dan menyampaikannya pada perusahaan, yang berkaitan tentang apa saja yang bermanfaat untuk mendukung dalam peningkatan kualitas, maupun penjualan produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
Maktering Berperan Sebagai Perwujudan Konsep Marketing Communication
Divisi marketing dapat berperan dalam membuat hubungan yang baik antara perusahaan dan masyarakat atau perusahaan dan lingkungan sekitarnya.
Konsep Marketing
Dalam pelaksanaannya, marketing memiliki beberapa konsep penting untuk dapat menjalankan tujuannya dengan baik. Dengan adanya konsep-konsep ini, pelaku marketing pun bisa mengetahui hal apa saja yang perlu ia perhatikan. Berikut adalah konsep marketing tersebut:
Dapat Memenuhi Kebutuhan dan Keinginan
Sangat penting sekali untuk membedakan mana itu kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan manusia merupakan suatu ketidakadaan beberapa kepuasan yang paling mendasar, seperti manusia sangat membutuhkan sandang, pangan dan papan. Kebutuhan tidak dapat diciptakan oleh masyarakat maupun pemasar, tapi mereka merupakan hakikat biologis dan kondisi atau keadan manusia itu sendiri. Selain itu manusia juga selalu menginginkan berbagai macam hal supaya merasa puas, misalnya menginginkan rekreasi atau berwisata, pendidikan dan berbagai macam jasa.
Produk
Produk merupakan penawaran yang dapat dibegi kedalam 3 kategori, yang diantaranya barang, jasa dan gagasan. Semua produk yang dihasilkan oleh produsen merupakan sesuatu yang ditawarkan kepada konsumen untuk dapat memenuhi kebutuhannya.
Nilai, Biaya dan Kepuasan
Dalam hal ini, tergantung dari pemikiran setiap konsumen terhadap produk yang digunakan untuk memenuhi kebutuhannya. Misalnya, seorang pelajar untuk memuaskan dan memenuhi kebutuhannya saat berangkat ke sekolah, dia memilih menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi. Jika pelajar tersebut memakai kendaraan umum, seperti bus, kekurangannya mungkin sedikit lambat tapi lebih aman. Sedangkan, jika menggunakan kendaraan pribadi, seperti motor, akan lebih cepat tapi kurang aman. Pada masing-masing produk tadi, jika diamati, akan terdapat kepuasan yang berbeda dalam memenuhi kebutuhan tergantung dari pemikiran setiap konsumen.
Pertukaran dan Transaksi
Jika persyaratan telah disetujui oleh kedua belah pihak, maka pertukaran akan terjadi. Pertukaran seharusnya dilihat sebagai suatu proses. Kedua belah pihak akan terlibat dalam pertukaran, jika menuju kepada kesepakatan. Jika sudah tercapai kesepakatan, maka transaksi akan terjadi.
Hubungan dan Jaringan
Pemasaran hubungan merupakan transaksi untuk memuaskan pihak-pihak kunci misalnya seperti pelanggan, pemasok dan penyalur yang dimana tujuannya untuk mempertahankan bisnis jangka panjang. Sedangkan hasil dari pemasaran hubungan yaitu untuk mengembangkan berbagai macam aset unik yang dimiliki oleh perusahaan yang biasanya disebut dengan jaringan pemasaran. Jaringan pemasaran umumnya terdiri dari perusahaan lagi dan pihak-pihak yang memiliki berbagai macam kepentingan seperti misalnya konsumen, para pekerja, pemasok, penyalur dsb.
Pasar
Pasar terdiri dari pembeli atau konsumen yang memiliki kebutuhan tertentu yang mungkin kebutuhannya tersedia dan mampu melaksanakan pertukaran nilai, sehingga dapat terjadi transaksi untuk memuaskan kebutuhannya. Ukuran pasar tergantung dari jumlah konsumen yang ingin memuaskan kebutuhannya dan memiliki sumber daya untuk ditukarkan dengan apa yang mereka butuhkan.
Pemasar dan Calon Pembeli
Apa itu pemasar? Pemasar adalah orang yang mencari calon pembeli, yang nantinya akan terlibat dalam pertukaran nilai, sehingga calon pembeli dapat terpenuhi kebutuhannya. Lalu apa itu calon pembeli? Calon pembeli adalah orang yang akan diidentifikasi oleh pemasar dan nantinya mungkin dapat terlibat dalam pertukaran nilai sehingga terjadi transaksi.
Apa itu Marketing Strategy?
Seperti yang telah diungkapkan di atas, agar kegiatan marketing bisa berjalan dengan baik, maka dibutuhkan strategi marketing yang baik pula. Strategi marketing merupakan sekumpulan rancangan dan juga rencana yang sengaja dibuat oleh perusahaan demi tercapainya kegiatan marketing yang efektif dan efisien sehingga perusahaan dapat lebih mudah mencapai tujuannya.
Jenis-Jenis Marketing
Setelah mengetahui tentang pengertian, fungsi dan konsep marketing, kita jadi tahu bahwa marketing itu ranahnya luas sekali. Oleh karena itu, tentu saja pemasaran dibagi lagi menjadi berbagai jenis. Jenis-jenis ini sangat bergantung pada target pasar, teknik pemasaran, alat yang digunakan, dsb. Untuk orang yang berbeda, tentu diperlukan strategi yang berbeda pula. Jenis-jenis ini pun dibagi berdasarkan berbagai aspek, antara lain:
Berdasarkan Target Pasar
Target pasar yang dimiliki suatu perusahaan sangat memengaruhi strategi pemasaran yang digunakan olehnya. Dalam perencanaan dan pembuatan suatu produk, sudah sepantasnya sebuah perusahaan mengetahui target pasarnya. Di dunia marketing, pemasaran berdasarkan target pasar dibagi menjadi beberapa jenis, yakni:
- Business to Business (B2B) Marketing, yakni teknik pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan yang menargetkan perusahaan lain, biasanya dengan produk yang memajukan bisnis.
- Business to Consumer (B2C) Marketing, yakni teknik pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan yang menargetkan konsumen pada umumnya.
- Consumer to Consumer (C2C) Marketing, yakni teknik pemasaran yang dilakukan oleh sesama konsumen kepada konsumen lainnya.
- Business to Government (B2G) Marketing, yakni teknik pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan kepada instansi pemerintah, biasanya dilakukan dengan lebih eksklusif.
Berdasarkan Teknik Pemasaran
Setelah mengetahui target pasar dan demografis pelanggan atau klien sebuah perusahaan, perlu diketahui teknik-teknik pemasaran yang cocok untuk pelanggan mereka. Oleh karena itu, sudah pasti terdapat berbagai macam teknik pemasaran. Teknik-teknik tersebut, antara lain:
- Word of Mouth (WOM), yakni teknik pemasaran dengan menggunakan komunikasi lisan dan informasi yang lewat dari orang ke orang.
- Guerrilla Marketing, yakni teknik pemasaran gerilya yang tidak konvensional, berpotensi interaktif dan ditempatkan di tempat-tempat yang tidak terduga.
- Affiliate Marketing, yakni teknik pemasaran dimana bisnis memberikan imbalan kepada satu atau lebih afiliasi, ketika mereka berhasil membawa pelanggan ke bisnis tersebut.
- Database Marketing, yakni teknik pemasaran langsung menggunakan database pelanggan atau pelanggan potensial, untuk menghasilkan komunikasi pribadi untuk mempromosikan produk atau jasa.
Berdasarkan Alat yang Digunakan
Tidak diragukan lagi, alat yang digunakan untuk melakukan proses pemasaran akan sangat memengaruhi hasil yang didapat oleh perusahaan. Sejak awal tercetusnya konsep pemasaran, sudah banyak sekali alat yang digunakan untuk tujuan pemasaran, antara lain:
- Telemarketing, yakni metode pemasaran langsung, dimana seorang penjual mengumpulkan sejumlah calon konsumen untuk membeli produk atau jasa, dengan menggunakan telepon.
- Digital Marketing, yakni teknik pemasaran yang menggunakan segala bentuk saluran periklanan digital untuk menjangkau konsumen, baik televisi, internet, media sosial maupun website.
- Direct Mail Marketing, yaitu pemasaran langsung dalam bentuk iklan brosur, distribusi katalog, surat promosi dan iklan jalanan.
Bagaimana? Apa kalian jadi lebih mengerti soal marketing sekarang? Kalau kamu memimpin sebuah perusahaan, sekarang kamu jadi tahu strategi pemasaran seperti apa yang kamu butuhkan. Tentu saja, semua aktivitas bisnismu akan jauh lebih mudah, kalau kamu bisa menyerahkan semua tugas administratif perusahaan kepada proses otomatis. Tak perlu khawatir! Untuk kebutuhan manajemen dan pengelolaan HR dan pengeluaran, kamu bisa serahkan semuanya kepada Jojonomic. Dengan aplikasi yang bisa diakses di manapun kamu berada, ucapkan selamat tinggal kepada proses yang tersendat.



